Mahasiswa Magister Studi Agama-Agama Kunjungi Vihara Karangdjati dalam Rangka Studi Lapangan Mata Kuliah Sejarah Agama Agama
Mahasiswa dan Pengurus Vihara
Rabu, 13 November 2024 – Sebanyak 30 mahasiswa Program Magister Studi Agama-Agama melakukan kunjungan akademik ke Vihara Karangdjati, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Kunjungan ini merupakan bagian dari mata kuliah Sejarah Agama-Agama yang dibimbing oleh Dr. Ustadi Hamsah, M.Ag., dan Dr. Singgih Basuki, M.A.
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman langsung kepada mahasiswa mengenai sejarah dan tradisi agama Buddha di Indonesia, khususnya dalam konteks lokal. Vihara Karangdjati, yang dikenal sebagai salah satu pusat kegiatan keagamaan dan pendidikan Buddhis, menjadi lokasi yang relevan untuk mempelajari perkembangan agama Buddha serta praktik spiritual yang dijalankan komunitasnya.
Dalam kunjungan ini, mahasiswa disambut oleh Bhante Dhammananda, salah satu pemuka agama di Vihara Karangdjati. Bhante memberikan penjelasan mendalam tentang sejarah vihara, fungsi ruang-ruang ibadah, serta nilai-nilai ajaran Buddha yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Mahasiswa juga berkesempatan menyaksikan prosesi ritual harian yang berlangsung di vihara.
Dr. Ustadi Hamsah dalam sambutannya menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian penting dari pembelajaran, di mana mahasiswa tidak hanya memahami teori dari literatur, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung melalui interaksi dengan komunitas agama. "Dengan melihat langsung bagaimana agama Buddha dipraktikkan, mahasiswa dapat memahami esensi ajaran ini dalam kehidupan masyarakat," ujar Dr. Ustadi.
Dr. Singgih Basuki menambahkan bahwa kunjungan ini juga mendorong mahasiswa untuk menghargai keberagaman dan membangun dialog lintas agama. "Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap mahasiswa dapat mengembangkan sikap inklusif dan kritis dalam memahami sejarah serta dinamika agama-agama di Indonesia," jelasnya.
Salah satu mahasiswa peserta, Nanda, mengungkapkan kesannya terhadap kunjungan ini. "Ini adalah pengalaman yang membuka wawasan. Melihat langsung bagaimana komunitas Buddhis menjalankan ibadah memberikan perspektif baru tentang bagaimana agama-agama hidup berdampingan dalam masyarakat kita," katanya.
Kegiatan diakhiri dengan diskusi interaktif antara mahasiswa dan Bhante Dhammananda, yang membahas tantangan dan peluang dialog lintas agama di era modern. Vihara Karangdjati diharapkan menjadi salah satu lokasi referensi penting dalam pembelajaran sejarah agama-agama di masa mendatang.