Magister Studi Agama-Agama UIN Sunan Kalijaga dan YIPC Gelar Nobar Film “Seni Merayu Tuhan”, Perkuat Dialog dan Perdamaian Lintas Iman

YOGYAKARTA, (Sabtu, 10 Oktober 2026) – Program Magister Studi Agama-Agama (MSAA) Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam (FUPI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta bekerja sama dengan Young Interfaith Peacemaker Community (YIPC) menyelenggarakan nonton bareng (nobar) film Seni Merayu Tuhan di Cinema XXI Yogyakarta. Kegiatan berlangsung pukul 12.40 hingga 14.30 WIB dan dihadiri 150 mahasiswa diantaranya Prodi Sarjana dan Magister Studi Agama-Agama.


Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menikmati karya sinema sekaligus membaca dan mendiskusikan tema spiritualitas, relasi manusia dengan Tuhan, serta dinamika keberagamaan yang diangkat dalam film. Nobar ini juga mempertemukan mahasiswa lintas jenjang, dari program sarjana hingga magister, dalam suasana yang cair dan akrab.


Para peserta tampak antusias mengikuti pemutaran film hingga selesai. Bagi mahasiswa Magister Studi Agama-Agama, film dipandang sebagai medium yang relevan untuk mempelajari fenomena keagamaan secara kontekstual, karena menghadirkan pengalaman religius dalam bentuk narasi visual yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.


Ketua Prodi Magister Studi Agama-Agama, Dr. Dian Nur Anna, S.Ag., M.A menyampaikan bahwa kolaborasi dengan YIPC merupakan salah satu upaya untuk memperkuat semangat dialog, tolerasi, dan perdamaian antarumat beragama, khususnya di kalangan generasi muda. Menurutnya, ruang perjumpaan melalui kegiatan kebudayaan seperti pemutaran film dapat membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mereflesikan nilai-nilai keagamaan secara lebih luas.


Sementara, Dr. Andeas Jonatan dari YIPC berharap kegiatan semacam ini dapat mendorong terbangunnya sikap saling memahami dan menghargai perbedaan. Melalui perjumpaan dan dialog, generasi muda dihadapkan mempu membangun relasi yang lebih inklusif serta berkontribusi dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang damai di tengah keberagaman keyakinan.


Melalui kegiatan ini, Prodi Magister Studi Agama-Agama dan YIPC berharap budaya apresiasi film dan diskusi reflektif semakin tumbuh di lingkungan akademik, serta mahasiswa terdorong untuk menjadi pribadi yang kritis, terbuka, dan inklusif dalam memandang keberagaman. Ke depan, kolaborasi antara program studi dan komunitas lintas iman diharapkan terus berlanjut melalui kegiatan serupa. (Ahmad Aqif Syauqi)